Bacaan Niat Puasa Syawal dan Tata Cara yang Benar Melaksanakannya

NGANJUK, iNewsNganjuk.id,- Puasa Syawal merupakan puasa sunnah yang dilakukan pada bulan Syawal, setelah selesai menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Puasa Syawal memiliki keutamaan tersendiri di mata agama Islam, di mana pahalanya dijanjikan sebagai penebus dosa-dosa yang terjadi selama setahun. Selain itu, puasa Syawal juga menjadi bukti syukur atas nikmat selesai menunaikan ibadah puasa wajib Ramadhan.
Berikut adalah bacaan niat puasa Syawal beserta penjelasan singkat tentang keutamaan puasa ini:
Bacaan Niat Puasa Syawal:
أُصِمُّ سِتَّةَ أَيَّامٍ مِنْ شَوَّالٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Ushimmu sittata ayyamin min Syawwal sunnatan lillahi ta'ala.
Artinya:
“Aku berniat puasa enam hari dari bulan Syawal sebagai ibadah sunnah karena Allah Ta’ala.”
Sebelum fajar, hendaklah berniat untuk melaksanakan puasa Syawal dengan mengucapkan niat secara lisan atau dalam hati.
Puasa Syawal dilaksanakan selama enam hari di bulan Syawal. Namun, puasa tersebut tidak harus dilakukan secara berturut-turut, melainkan dapat disebar selama bulan Syawal.
Selain puasa, tetaplah menjaga amalan-amalan lain seperti shalat, sedekah, dan ibadah lainnya untuk menambah pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selama menjalankan puasa Syawal, dianjurkan untuk membaca doa-doa yang sesuai dengan kesempatan ibadah tersebut, seperti dzikir dan tadarus Al-Quran.
Puasa Syawal merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi umat Islam untuk mendapatkan pahala besar dan membersihkan diri dari dosa-dosa. Dengan menjalankannya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, diharapkan kita dapat meraih berkah dan maghfirah dari Allah SWT.
Editor : Agus suprianto