Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkab Nganjuk Salurkan Bantuan RTLH Rp6,34 Miliar untuk 338 Warga
Advertisement . Scroll to see content

Batalnya Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Begini Kata Presiden Jokowi

Jum'at, 31 Maret 2023 | 10:36 WIB
  • author Meita Nila Sari
Batalnya Indonesia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Begini Kata Presiden Jokowi
Presiden Indonesia Joko Widodo buka suara batalnya tuan rumah piala dunia U-20. Foto : iNewsNganjuk.id/Meita

JAKARTA, iNewsNganjuk.id, - Batalnya Indonesia menjadi tuan rumah piala dunia U-20 membuat masyarakat Indonesia pecinta sepak bola sedih dan kecewa. Hal ini dikarenakan secara umum masyarakat ingin menyaksikan tim kebangganya berlaga di Indonesia sekaligus bangga jika Indonesia mampu menyelenggarakan turnamen kelas dunia.

Senada dengan kekecewaan masyarakat Indonesia, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) juga ikut merasakan kecewa, namun meski begitu Presidan Jokowi mengajak semua pecinta sepak bola khususnya di Indonesia untuk menghormati keputusan yang diambil oleh Federasi Sepak Bola Dunia FIFA.

“Saya pun juga merasakan hal sama yaitu kecewa dan sedih tapi jangan menghabiskan enegi untuk saling menyalahkan satu sama yang lain,”terang Presiden Jokowi.

Sebagai bangsa yang besar Jokowi meminta semua masyarakat harus berpandangan kedepan. Terkait permasalahan batalnya Indonesia sebagai tuan rumah piala dunia U-20 harus menjadi pembelajaran untuk semua bagi persepak bolaan nasional Indonesia.

Sementara Presiden Jokowi meminta kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk terus berupaya agar sepak bola Indonesia tidak terkena sangsi dari FIFA, termasuk bisa menjadi sebagai tuan rumah piala dunia pada kesempatan lainnya.
 

Editor: Agus suprianto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut