Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Nganjuk Raih 12 Prestasi dalam 100 Hari Kepemimpinan Marhaen–Trihandy
Advertisement . Scroll to see content

Dengar Suara Mendesis, Anggota DPRD Nganjuk Ini Kaget Rumahnya Dimasuki 6 Ular Kobra

Rabu, 22 November 2023 | 21:31 WIB
  • author Panji Lanang
Dengar Suara Mendesis, Anggota DPRD Nganjuk Ini Kaget Rumahnya Dimasuki 6 Ular Kobra
3 ekor ular kobra berhasil dievakuasi oleh petugas Damkar Nganjuk dari rumah Afif Singgih, Rabu (22/11/2023).. Foto: iNewsNganjuk.id/Panji.

NGANJUK, iNewsNganjuk.id - Siang bolong, Rabu (22/13/2023), rumah Afif Singgih Nur Hasan, (29), Anggota DPRD Nganjuk di Dusun Nglerep, Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, tiba-tiba dimasuki ular berbisa jenia kobra.

Ia terkaget-kaget lantaran mendapati ular berbahaya tersebut tak hanya 1 ekor, melainkan 6 ekor sekaligus. Tak mau mengambil resiko yang membahayakan keselamatan, politikus Partai Hanura itupun langsung menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pemkab Nganjuk.

Kepala DPKP Nganjuk Sujito mengatakan, Satgas Evakuasi Hewan Berbahaya DPKP Nganjuk tiba di rumah sang wakil rakyat sekitar pukul 12.56 WIB. Dengan pakaian dan peralatan khusus, mereka langsung berupaya menangkap satu-persatu ular berwarna hitam tersebut, di titik lokasi yang ditunjukkan pemilik rumah.

"Awal mula ceritanya itu, di saat pemilik rumah (Afif Singgih) tidur siang, tiba-tiba terdengar suara desis seperti suara ular di dalam kamar. Setelah dicek ternyata pemilik rumah melihat ular kobra di dalam kamar mandi, di dekat kamar tidur. Pemilik rumah lalu melapor di kantor Damkar (DPKP) Nganjuk," ujar Sujito.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 1,5 jam. Di mana selama prosesnya, pemilik rumah dan warga sekitar diminta menjauh agar tidak menjadi korban serangan ular yang terkenal ganas tersebut.

Petugas akhirnya berhasil mengevakuasi 6 ekor ular kobra tersebut sekitar pukul 14.16 WIB, dan dimasukkan ke dalam tiga botol bekas air mineral.

"Langkah yang dilakukan pemilik rumah benar, yakni segera melapor kepada kami agar ditangani oleh petugas yang berpengalaman. Jangan sampai melakukan tindakan sendiri karena bisa membahayakan keselamatan jiwa," tukas Sujito.

Editor: Agus suprianto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut