Keutamaan Puasa Syawal, Pahala Besar dan Penebus Dosa

Sintya Gadis Sherly/net_Nganjuk
Keutamaan puasa syawal. Foto: iNewsNganjuk.id/Ilustrasi.

NGANJUK, iNewsNganjuk.id,- Puasa Syawal adalah ibadah sunnah yang dilakukan pada bulan Syawal setelah selesai menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Ibadah ini memiliki keutamaan yang besar di dalam agama Islam, di mana Rasulullah SAW sendiri menganjurkan umatnya untuk melaksanakannya. Berikut adalah beberapa keutamaan puasa Syawal beserta hadits-hadits yang menguatkan tentang keutamaannya:

1. Pahala Sebagai Penebus Dosa

Salah satu keutamaan utama puasa Syawal adalah sebagai penebus dosa-dosa yang terjadi selama setahun. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits:

‎عَنْ أَبِي أُمَامَةَ الْبَاهِلِيِّ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ"

Artinya: Dari Abu Umamah Al-Bahili, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan, kemudian diikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu seperti berpuasa selama setahun."

2. Membawa Keberkahan

Puasa Syawal juga membawa keberkahan dalam kehidupan umat Islam. Dengan menjalankannya, seseorang akan mendapatkan rahmat dan berkah dari Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:

‎عَنْ أَبِي أَيُّوبَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ وَذَلِكَ مِثْلُ الْحُرَّةِ الْحَرَّةِ وَلَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِهِ شَيْئًا"

Artinya: Dari Abu Ayyub, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan, kemudian diikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu seperti berpuasa selama setahun. Dan itu seperti memerdekakan sepuluh budak dan tidak akan berkurang pahalanya."

3. Meningkatkan Ketaqwaan

Puasa Syawal juga menjadi sarana untuk meningkatkan ketaqwaan seseorang kepada Allah SWT. Dengan menjalankan ibadah ini, seseorang akan semakin mendekatkan diri kepada-Nya dan memperkuat ikatan spiritualnya. Rasulullah SAW bersabda:

‎عَنْ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ"

Artinya: Dari Abu Ayyub, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan, kemudian diikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu seperti berpuasa selama setahun."

Puasa Syawal merupakan ibadah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi umat Islam. Dengan menjalankan puasa Syawal, seseorang tidak hanya mendapatkan pahala besar, tetapi juga membersihkan diri dari dosa-dosa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh karena itu, hendaklah kita memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan ketaqwaan dan mendapatkan ridha Allah SWT.

Editor : Agus suprianto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network