Mendalami Perjalanan Inspiratif Niken Salindri yang Melampaui Batas, Ini Biodatanya

Mengenyam pendidikan di SDN Burengan 2, Kota Kediri, Niken Salindri sejak usia tiga tahun telah menunjukkan minat dan bakatnya sebagai sinden. Saat ini, dia berada di kelas 8 SMPN 6 Kota Kediri, menggabungkan pendidikan formal dengan kecintaannya pada seni.
Mengidolakan sinden ternama Soimah dan penyanyi Syahrini, Niken Salindri memiliki ketertarikan mendalam pada seni tradisional dan musik dangdut. Pada tahun 2019, dia berkesempatan bertemu dengan idolanya Soimah, mengukuhkan inspirasinya dalam dunia seni.
Dari belajar dengan sang ayah dalang sejak usia dua tahun hingga ikut ekstrakurikuler karawitan di SDN Burengan 2, Niken Salindri telah menempuh perjalanan karier yang mengesankan. Memulai debut panggung pada usia empat tahun, dia segera meraih ketenaran di Kota Kediri dan melalui platform YouTube.
Pada usia delapan tahun, Niken Salindri diundang ke salah satu stasiun televisi nasional pada Desember 2016, menandai langkah besar dalam kariernya. Saat ini, dia berada di bawah naungan grup Mayangkoro Original dan memiliki basis penggemar yang kuat dengan 741.000 pengikut di Instagram.
Niken Salindri, dengan suaranya yang merdu, telah menyajikan berbagai lagu seperti "Asmoro Wedho," "Kidung Wahyu Kolosebo," dan "Pantun Janda." Melalui karyanya, dia menunjukkan keberagaman dalam genre campursari dan dangdut.
Niken Salindri, dengan semangat dan bakatnya, terus menulis kisah suksesnya dalam dunia seni musik, membawa keindahan melodi dari tanah Kediri untuk dinikmati oleh penonton di seluruh Indonesia.
Editor : Meita Nila Sari