Warga Kecamatan Ngetos Resah Puluhan Hewan Ternak Mati, Pasang CCTV di Kandang untuk Antisipasi

Sintya Gadis Sherly
Hewan ternak mati Warga memasang cctv. Foto: iNewsNganjuk.id/Sherly.

NGANJUK, iNewsNganjuk.id,- Warga di Kecamatan Ngetos, Nganjuk, mengalami keresahan setelah puluhan hewan ternak dilaporkan mati. Sebagai tindakan antisipasi, sebagian warga memasang kamera pengintai (CCTV) di kandang-kandang mereka.

Total sapi yang dilaporkan meninggal mencapai 44 ekor, dengan 7 ekor di Dusun Suru, 12 ekor di Dusun Watulanang, dan sisanya tersebar di Dusun Puhtulis, Dusun Ngetos, dan Dusun Blongko. Menurut Nuri Prihandoko, Camat Ngetos, kejadian ini bermula dari temuan kasus sapi mati sebelum Hari Raya. Sampai saat ini, warga dari 3 desa telah melapor kepadanya, dengan 15 sapi mati di Desa Blongko, 19 ekor di Desa Suru, dan sekitar 10 ekor di Desa Ngetos.

Camat Ngetos telah berkoordinasi dengan sektor lintas kecamatan untuk langkah antisipasi awal dan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk menyelidiki kasus kematian sapi di Kecamatan Ngetos. "Kita sudah melaporkan ke Dinas Pertanian dan turun ke lapangan untuk menindaklanjuti laporan warga dan mencari tahu penyebab kematian sapi," ungkap Nuri.

Sementara itu, sebagian warga memasang kamera pemantau (CCTV) karena khawatir dengan rumor atau isu yang beredar bahwa kematian hewan ternak mereka disebabkan oleh racun. Pihak Desa dan Kecamatan menghimbau kepada warga agar segera melaporkan jika hewan ternaknya mati agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan menghindari penyebaran keresahan lebih lanjut.

Editor : Agus suprianto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network