Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Onde-Onde Njeblos Makanan Khas Nganjuk, Bentuknya Unik seperti Ketawa Cocok untuk Teman Ngopi
Advertisement . Scroll to see content

Pengrajin Sarung Tenun Tradisional Tak Takut Kalah Saing, Ekspor ke Luar Negeri Omzet Ratusan Juta

Jum'at, 06 Januari 2023 | 10:43 WIB
  • author Sintya Gadis Sherly
Pengrajin Sarung Tenun Tradisional Tak Takut Kalah Saing, Ekspor ke Luar Negeri Omzet Ratusan Juta
Sugeng Riyadi pengrajin sarung tenun tradisional (foto : iNewsNganjuk/Sherly)

Meski motif tidak ditentukan oleh pemesan, dan hanya penentuan warna, Sugeng harus tetap mendatangkan bahan baku yang berupa benang dari China. Hal itu karena benang lokal tidak menjamin kualitas kain sarung menjadi lebih baik.

Akibatnya, berimbas pada harga jualnya yang saat ini harus dipatok mulai harga Rp500.000, hingga Rp900.000 per potong.

Harga pemasaran tersebut disamakan dengan harga jual dalam dan luar negeri, meski hasil dari produksinya ini banyak yang diekspor ke luar negeri, yaitu di negara- negara Timur Tengah.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, cukup jarang. Dan dari hasil kerjanya ini Sugeng mampu meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah perbulan.

(iNewsNganjuk.id/Sherly)

Editor: Agus suprianto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut